7 FAKTA MENARIK SI HIJAU DAUN SIRIH


Hallo semuanya….. selamat datang dan selamat membaca di blog ku, semoga setelah membaca kalian bakalan mampir terus ke blog ku ini dan tunggu artikel-artikel menarik selanjutnya dari blog ini.
Sebelumnya aku mau nanya dulu nih kira-kira apa aja sih manfaat dari daun sirih yang kalian ketahui selain untuk mencuci mata dari air rebusannya dan sebagai penghenti pendarahan pada mimisan? Nah sekarang  kita kenalan dulu dengan si hijau daun sirih yukk…..

DAUN SIRIH
            
                         Gambar 1.1. Daun sirih (Piper betle L.)

Daun sirih dengan nama latin Piper betle L. yang merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat tanaman ini mudah ditemukan di sekitar lingkungan kita, di daerah-daerah yang masih asli pedesaan biasanya sangat mudah ditemukan. Tanaman sirih sebelumnya sudah jauh dikenal keberadaannya oleh nenek moyang kita sebagai tanaman obat berkhasiat hal ini sesuai dengan (Anief, 1991) yang menyatakan bahwa sirih telah dikenal sejak 600 SM. Tanaman ini tumbuh di kawasan tropika Asia, Madagaskar, Timur Afrika dan Hindia Barat. Sirih merupakan tanaman merambat yang tumbuh di tanah yang gembur yang tidak terlalu lembab air yang mencukupi. Sejak zaman dahulu masyarakat di kawasan timur Indonesia memiliki kegemaran makan sirih. Diperkirakan tanaman ini berasal dari kawasan Asia, yang tersebar di berbagai wilayah Afrika, Fuji, sampai menjangkau wilayah Asia lainnya. Tanaman Sirih tidak hanya dikenal sebagai tanaman obat saja tetapi tanaman ini  juga punya tempat istimewa dalam acara-acara adat di sejumlah daerah di Indonesia. Misalnya saja di Lampung, ada tarian bernama penggung cambia dimana penggung artinya pegang sedangkan cambia artinya sirih. Tarian ini menggambarkan tata pergaulan muda-mudi yang menjunjung tinggi adat istiadat. Daun sirih terdiri dari 4 spesies yaitu daun sirih kuning, daun sirih hitam, daun sirih hijau dan daun sirih merah. Ada pula beberapa jenis sirih yang dikenal masyarakat, misalnya sirih Jawa (daunnya lebih lembut, baunya kurang tajam dan warnanya hijau rumput), sirih Belanda (daunnya besar, hijau tuam rasa, bau tajam dan pedas), sirih cengkeh (kecil, daun kuning, dan rasanya seperti cengkeh), sirih kuning, sirih merah dan sirih hitam. Daun sirih di Indonesia memiliki nama yang berbeda-beda sesuai dengan nama daerahnya masing-masing seperti yang dinyatakan oleh (Syamsuhidayat, 2007) yaitu si ureuh (Sunda), sedah atau suruh (Jawa), ranub (Aceh), cambia (Lampung), base seda (Bali).
Terkait dengan daun sirih di atas, kita bisa sedikit mengurai morfologinya. Batang sirih berwarna coklat kehijauan, berbentuk bulat, beruas dan merupakan tempat keluarnya akar. Pada umumnya, batang pada tanaman ini berwarna kecoklatan hingga berwarna kehijauan. Panjangnya sekitar 5 sampai 8 cm dan lebar 2 sampai 5 cm. Akarnya daun sirih tunggang, berbentuk bulat memanjang, dengan tumbuhan tunas baru yang banyak, berwarna kecoklatan hingga kekuningan dan tumbuh dengan menjalar. Bagian daun tanaman sirih memiliki bentuk serupa jantung dengan daun tunggal dan pada bagian ujung cenderung runcing. Daun ini tersusun dengan cara selang seling dan tiap daunnya terdapat tangkai. Daun tersebut memiliki aroma yang cukup khas apabila diremas. Daun ini memiliki kisaran panjang antara 5 sampai 8 cm dan lebarnya mulai dari 2 cm sampai 5 cm.  Bunganya majemuk berbentuk bulir dan terdapat daun pelindung yang berbentuk bulat panjang.
Secara umum tanaman sirih (Piper betle L) merupakan salah satu jenis obat-obatan dari alam yang dapat dijadikan alternatif sebagai antiseptik di samping itu juga aman (tidak ada efek samping). Hal ini sesuai dengan (Oswald, 1981) yang menyatakan bahwa jenis antiseptik ini juga mudah terdegradasi (terurai) murah dan mudah diperoleh serta mengandung senyawa eugenol, kavikol, allipyrokatekol dan kavibetol yang dapat berfungsi sebagai zat antiseptik. Selain sebagai antiseptik daun sirih juga berkhasiat sebagai antimikroba hal ini sesuai dengan (Hara, 1993) yang menyatakan bahwa senyawa tanin dan saponin dapat dipakai sebagai antimikroba (bakteri dan virus). Bagian tumbuhan ini yang banyak dimanfaatkan sebagai obat adalah pada bagian daun hal ini sesuai dengan (Imroatun, 2012) yang menyatakan bahwa di dalam daun sirih mengandung minyak atsiri, fenil propana, estragol, kavicol, hidroksikavicol, kavibetol, caryophyllene, pyrene allylpyrokatekol, cyneole, cadinene, tanin, diastase, pati, terpeoid, seskuiterpena, saponin, kalium, fosfor dan gula. Semua zat itu, menyebabkan sirih seperti ditakdirkan menjadi tanaman yang dapat menyehatkan manusia, karena kaya manfaat dan kegunaannya. Umumnya masyarakat menggunakan daun sirih seperti biasa, masih dalam cara yang sederhana. Mulai dari penggunaannya yang harus direbus dulu, kemudian diminum sarinya. Bagian tanaman sirih yang paling banyak digunakan sebagai obat adalah daunnya
Daun sirih merupakan tanaman yang sudah tidak asing lagi di dengar dengan sejuta manfaatnya. Manfaat dari daun sirih banyak sekali dengan berbagai zat yang terkandung di dalamnya, yaitu sebagai berikut:

1.    Menghentikan mimisan
            1.2.    Gambar mimisan
                           Sumber: https://www.alodokter.com/ini-deretan-cara-agar-perdarahan-berhenti

Daun sirih mampu menghentikan mimisan karena di dalamnya memiliki kandungan fenil poppies dan tanin pada sirih akan membantu menghentikan pendarahan di hidung.

2.    Obat gusi berdarah
               1.3. Gambar gusi berdarah
                              Sumber:  https://www.liputan6.com/health/read/-cara-mengobati-sakit-gigi

Daun sirih digunakan sebagai obat gusi berdarah karena di dalamnya terdapat kandungan saponin, tanin, kalsium, dan mineral fosfor yang akan meredakan peradangan pada gusi berdarah.
  
3.    Obat darah tinggi
                                                              1.4. Gambar Tensi
            Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read-makanan-penurun-darah-tinggi-di-sekitar

Daun sirih dapat digunakan sebagai obat darah tinggi karena di dalamnya terdapat kandungan minyak esensial dan fenol akan menstabilkan tekanan darah.

4.    Mengurangi bau badan
       1.5. Gambar bau pada badan

      Daun sirih mampu mengurangi bau badan karena di dalamnya terdapat kandungan estradiol dan          klavikula yang akan mengontrol produksi hormon dan kelenjar keringat.

5.    Menghilangkan bau mulut
         1.6. Gambar bau pada mulut
                                      Sumber: https://www.alodokter.com/cara-alami-mengatasi-bau-mulut 

  Daun sirih mampu menghilangkan bau mulut karena di dalamnya terdapat kandungan                      senyawa  estragol dan kavibetol yang akan membantu mengatasi masalah bau mulut.

6.    Perawatan diabetes
                1.7. Gambar nyeri pada telapak kaki

Daun sirih mampu menjadi perawatan diabetes kandungan terpenoid, klavikula, eugenol, dan pyrene pada daun ini akan membantu kinerja insulin dalam mengatur kadar gula darah.


7.    Pengobatan payudara bengkak
                                               1.8. Gambar payudara bengkak
Daun sirih dapat mengobati payudara bengkak setelah menyusui. Senyawa allylprokatecol dan caryophyllene akan membantu meregangkan otot-otot payudara yang meradang.
Ketika mengegtahui banyaknya manfaat dari daun sirih tentu mengkonsumsinya adalah pilihan terbaik. Tetapi dari banyak manfaat tersebut ada kekurangan yang menjadi alasan seseorang malas mengkonsumsinya. Rasa daun sirih yang kadang sangat pedas dan baunya yang kadang-kadang membuat tidak disukai oleh beberapa orang. Karena orang Indonesia mengkonsumsi daun sirih masih dengan cara yang tradisional yaitu merebusnya dengan air. Nah ada sedikit tips untuk mengkonsumsi daun sirih agar tidak terlalu berasa pedas dan bau kalian bisa menambahkan bahan tambahhan lain untuk mengurangi itu semua. Kalian bisa menambahkan gula atau madu untuk mengurangi rasa pedas dan kalian bisa menambahkan campuran kunyit, asam jawa atau kayu manis.

Sekian dulu yaa teman-teman informasi kali imenganai manfaat dari si hijau daun sirih. Terimakasih sudah mau membaca dan kalian bisa komen untuk kritik atau pun saran kalian dan janagan lupa share linknya ke temen-temen kalian………

REFERENSI
Anief, Setawan. 1991. Manfaat Daun Sirih (Piper Betle L.). Jakarta: Erlangga
Hara. 1993. Analisis Zat Berkhasiat Daun Sirih. Bandung: Bumi Aksara.
Imroatun. 2012. Kahsiat Daun Sirih Hijau. Malang: Universitas Negeri Malang.
Oswald, T.T 1981. Tumbuhan Obat. Jakarta: Bahratara Karya Aksara.
Syamsuhidayat. 2010. Daun Sirih Indonesia. Yogyakarta: Gramedia.




Komentar

  1. Wahh terimakasih informasi nya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  2. Wah terimakasih informasinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat ka infonya,,terimakasih

    BalasHapus
  4. Halo!e terima kasih informasinya sangat bermanfaat sekali, jangan lupa mampir ke blogku juga ya~ ❤️

    BalasHapus
  5. wah bermanfaat banget nih buat yang bau badan

    BalasHapus
  6. Terimah kasihh, sangat membantu!

    BalasHapus
  7. waaah sangat bermanfaat thnkyuuu

    BalasHapus
  8. Terimakasih informasinya kak

    BalasHapus

Posting Komentar